Share Article
Rabu, 10 September 2014 - 15:44:54 WIB

Telopia Oleh-Oleh Khas Yogyakarta

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Kisah Indonesia - Dibaca: 1927 kali

Melimpahnya potensi lokal ubi jalar ungu di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang belum termanfaatkan (terutama di wilayah Gunung Merapi sebagai upaya pemanfaatan lahan rusak pasca bencana), meluasnya pasar wisata di Yogyakarta yang selalu meningkat dan wisatawan membutuhkan oleh-oleh alternatif yang unik untuk buah tangan menjadi sumber inspirasi bagi Widodo STP dan teman-teman untuk menghadirkan produk yang memanfaatkan potensi lokal, melibatkan masyarakat sekitar, untuk menyediakan produk khas aseli Jogja dengan bahan baku yang sehat dari ubi ungu.

Inspirasi ini ia tuangkan dalam proposal usaha yang diajukan dalam Program Studentpreneur BRI untuk memperoleh bantuan pembiayaan berupa hibah dana kegiatan usaha hingga Rp50 juta per tim dalam kurun waktu 12 bulan.

Ubi ungu tersebut kami olah menjadi produk inovasi berupa Bakpia Ungu Telopia. Kami memilih Bakpia Ungu Telopia mengingat potensi pasar wisata Yogyakarta identik dengan bakpia dan wisatawannya pun meningkat tiap tahunnya, sehingga disini kami menyediakan oleh-oleh alternative bagi wisatawan yang ke Yogyakarta maupun masyarakat yang menginginkan produk unik olahan ubi ungu, ujar Widodo (24) yang saat itu masih berstatus mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Inovatif Usaha oleh-oleh khas Yogyakarta berbasis ubi jalar ungu ini mengutamakan inovasi dalam menjalankan bisnisnya, antara lain inovasi dalam cita rasa dan pelayanan. Soal cita rasa ini Widodo sangat menaruh perhatian karena segmen yang ia bidik adalah para pelanggan yang sebagian besar merupakan wisatawan lokal dan wisatawan luar negeri.

Kami mengedepankan inovasi produk, dengan varian rasa original, nano, coklat, keju, serta blueberry. Kemasan juga kami buat lebih menarik, serta pelayanan juga kami perlihatkan kepada para pengunjung wisata dengan site visit (open kitchen) di outlet penjualan telopia sehingga lebih menarik, cetus pria kelahiran Madiun ini.

Dukungan BRI Dukungan pendanaan usaha Program Studentpreneur dari BRI ini diberikan dalam beberapa termin. Pada termin pertama, pada bulan September 2012 diberikan sebesar Rp24.174.120 yang sebagian besar digunakan untuk sewa tempat dan pembeliat alat-alat produksi awal, termin kedua pada kwartal kedua diberikan sebesar Rp21.770.200 digunakan untuk membeli bahan habis pakai/bahan baku produksi dan media promosi produk, dan termin ketiga pada kwartal ketiga sebesar Rp5.387.500, yang digunakan untuk membeli bahan baku dan kemasan, sehingga total dana hibah yang diberikan BRI adalah sebesar Rp51.331.820.

Dari dana hibah tersebut hingga 17 September 2013 usaha Telopia telah mampu mengumpulkan total omzet sebesar Rp167.792.800. Omzet Telopia mulai berkembang pada awal tahun 2013. Pada bulan Desember 2012 (termin 1), tim Telopia memang tidak memiliki omzet yang besar. Hal itu karena tim Telopia masih mencari cara pemasaran yang tepat mulai dari pemasaran system konsinyasi hingga menggunakan reseller dari berbagai kota. Hasilnya omzet Telopia hanya Rp11.966.000 dalam jangka waktu 15 hari. Namun omzet Telopia kembali menurun karena fokus pada pemindahan outlet. Namun secara keseluruhan jumlah omzet dalam setahun mencapai omzet sebesar Rp167.792.800 atau 84% dari target yang ditentukan.

Tim dan Organisasi yang Solid Tim dan organisasi usaha sangat menentukan keberhasilan sebuah usaha. Tim Telopia dalam Program Studentpreneur BRI ini terdiri dari 3 orang, yaitu dia sendiri (Widodo) sebagai Ketua Tim, dan dua orang anggotanya, Rona Nandana Udityasan, STP, MBA, dan Fandi Akhmad, STP.

Saya dalam tim ini bertangung jawab atas semua aktivitas usaha di Telopia dan fokus saya di penjualan termasuk mencari mitra bisnis yang berminat untuk menjualkan telopia. Anggota pertama kami bernama Rona Nandana Udityasan., STP., MBA lulusan Magister Manajemen UGM tahun 2013, ia saya plot untuk mengelola administrasi dan keuangan tim termasuk perputaran arus kas usaha (cash flow). Anggota satunya yaitu Fandi Akhmad., STP lulusan Teknologi Industri Pertanian Tahun 2012 yang kami plot dibagian produksi yang bertugas menjaga kualitas produk, stok produk, dan inovasi dibagian produksi maupun kemasan produk, ujar Widodo.

Dalam perkembangan usahanya ke depan, Bakpia Ungu Telopia akan disesuaikan dengan inovasi yang dibutuhkan untuk memuaskan pelanggan, mulai dari pengembangan kualitas bahan baku utama, penciptaan varian produk baru, perbaikan inovasi di kemasan dan peningkatan pelayanan delivery service ke konsumen / reseller, dan yang paling utama menjaga relasi kemitraan yang baik dengan agen perjalanan wisata, tour and travel, pihak hotel / homestay dan pusat penyedia oleh-oleh khas di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Dengan cara pembenahan dan perbaikan terus menerus, Widodo yang kini telah lulus dari almamaternya ini yakin peningkatan omzet dan profit usaha akan semakin meningkat. Sebagai sebuah bisnis, Telopia sudah layak memberikan imbal hasil yang layak dan memadai. Bahkan ia akan menggandeng investor untuk mengembangkan Telopia lebih besar dan lebih berkembang lagi.

Sejauh ini untuk mesin dan peralatan produksi Telopia sudah lengkap dan belum perlu menambah mesin lagi. Sehingga fokus telopia sekarang adalah untuk pengembangan pasar, dan meningkatkan omzet penjualan tiap bulannya. Pengembangan pasar dilakukan dengan menunjuk agen-agen / reseller di masing-masing titik di Yogyakarta dan masing-masing kota di seluruh Indonesia, cetusnya.

Studentpreneur BRI, sebuah langkah yang nyata bagi berkembangnya wirausawan muda di Indonesia.

Widodo STP




Isi Komentar :
  • Bank BRI Meluncurkan Teras Kapal BRI Pertama di Indonesia di Kepulauan Seribu
  • Bank BRI Bekerjasama dengan LKBN Antara menyelenggarakan Lomba Foto UMKM untuk Kategori Jurnalis dan
  • Bank BRI Bekerjasama dengan Kompas melaksanakan Program Teras Usaha Mahasiswa di 6 Kota di Indonesia
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan meresmikan Hunian Tetap Warga di Banja
  • BRI Kembangkan Teras Usaha Nelayan di Pesisir Pantai Tegal

1595900

Pengunjung hari ini : 250
Total pengunjung : 582768
Hits hari ini : 674
Total Hits : 1595900
Pengunjung Online : 5
Pilih Program Prioritas Anda?

Lihat Hasil Poling