Share Article
Rabu, 19 November 2014 - 11:12:58 WIB

BRI Peduli Bantu Ribuan Bibit Sayuran di Bantul

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Indonesia Sejahtera - Dibaca: 1416 kali

Bantul-Melalui program BRI Peduli, Kantor Cabang BRI Bantul membantu ribuan bibit sayuran organik dan jahe merah kepada warga di Kampung Tegaldowo, Dusun Grujugan, Desa Bantul. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pemimpin Cabang BRI Bantul, Lalu Indrajaya didampingi Supervisor Operasinal Anik Listiawati dan diterima Bupati Bantul, Hj Sri Suryawidati untuk selanjutnya diteruskan kepada warga bersamaan dengan pengajian Ahad Pahing di Masjid Jabal Rahmah, Minggu (9/11).

Jenis bibit sayuran yang diberikan adalah sepuluh bibit tomat, sepuluh bibit terong dan sepuluh bibit cabai yang semua dalam polybag untuk setiap kepala keluarga (KK). Bantuan masih ditambah dan 1kg jahe merah (untuk 100 poybag), pupuk organik, penyaring limbah, polybag karung, biaya untuk pembuatan rak bambu yang total bantuan mencapai Rp. 71,85 juta bagi 238 KK warga setempat.

'Untuk pemberian bantuan program CSR diwujudkan untuk bibit sayuran dan tanaman obat keluarga baru pertama kalinya,' kata Lalu kepada Bernas Jogja di lokasi. Diharapkan nanti bibit tersebut bisa tumbuh menjadi tanaman yang subur serta memberikan dampak positif bagi ekonomi warga.

'Saya memiliki harapan para penerima akan meningkat ekonominya karena bisa memanfaatkan panenan yang mereka miliki baik untuk konsumsi sendiri ataupun dijual. Nanti program serupa juga bisa diberikan untuk wilayah lain,' ujar Lalu.

Sedangkan pendamping warga Budi Santoso SP MMA dari Dispertanhut Bantul mengatakan warga di Tegaldowo sebelum menerima bantuan sudah mengikuti pelatihan 3 hari. Dengan demikian, begitu bantuan turun, mereka sudah memahami cara bertanam sayur dan jahe merah tersebut. 'Khusus untuk jahe merah bisa dipanen saat usia tanaman sembilan bulan,' paparnya.

Untuk satu polybag, kata Budi, bisa dipanen hingga 5kg. Jika satu KK menerima bantuan 100 polybag jahe merah, maka bisa panen 500 kg dengan harga jual Rp. 7500 per kilogram. Dari tanaman yang dipanen itu bisa diambil sebagian untuk bibit lagi, begitu seterusnya. 'Tentu secara ekonomi ini sangat menguntungkan,' ucapnya.

Warga juga tidak perlu khawatir, sebab BRI sudah menjalin komunikasi dengan perusahaan yang bersedia menerima hasil panen jahe merah warga berapa pun jumlahnya.

Humas warga Kampung Tegaldowo Slamet menambahkan desanya memang dicanangkan sebagai sentra tanaman dan sayuran organik dan obat-obatan keluarga (toga). 'Untuk mendukung pencanangan tersebut juga sudah ada pabrik kompos sendiri serta sistem sumur bor bantuan Kemenristek yang sebentar lagi bisa difungsikan untuk mendukung pertanian dan kebutuhan air warga lainnya,' paparnya.

(Sumber : Bernas, 10 November 2014)




Isi Komentar :
  • Bank BRI Meluncurkan Teras Kapal BRI Pertama di Indonesia di Kepulauan Seribu
  • Bank BRI Bekerjasama dengan LKBN Antara menyelenggarakan Lomba Foto UMKM untuk Kategori Jurnalis dan
  • Bank BRI Bekerjasama dengan Kompas melaksanakan Program Teras Usaha Mahasiswa di 6 Kota di Indonesia
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan meresmikan Hunian Tetap Warga di Banja
  • BRI akan melakukan perbaikan sarana prasarana sanitasi dan kesehatan lingkungan kawasan kumuh kota

2213608

Pengunjung hari ini : 386
Total pengunjung : 775632
Hits hari ini : 1424
Total Hits : 2213608
Pengunjung Online : 6
Pilih Program Prioritas Anda?

Lihat Hasil Poling